Mengenal Desa Kutuk
Sejarah, visi misi, hingga perangkat yang mengabdi untuk kemajuan bersama.
Perjalanan Desa Kami
Kutuk pada awalnya merupakan sebuah tempat tak bertuan yang diperebutkan oleh dua tokoh sakti, yaitu Celeng Belek yang merupakan penguasa desa Glagah waru dan Banteng Teklek yang menganggap Celeng Belek berusaha memperluas wilayah Glagah Waru. Perebutan terjadi hingga akhirnya dimenangkan oleh Celeng Belek dan menamai wilayah rebutan tersebut dengan istilah Kuthuk (kader), yang kemudian dilafalkan menjadi Kutuk. Pada saat yang bersamaan ada utusan dari Kerajaan Demak yang bernama Tabik Merto/ Merto Joyo. Beliau ditugasi sebagai kurir atau mengantar layang/surat, maka desa Kutuk ada yang menyebut Playangan. Playangan ini adalah dukuh yang paling tua. Dukuh pelayangan ini ditempati Tabik Merto, Eyang Ganjur, dan Eyang Sindu. Kebetulan eyang ganjur adalah abdi Sunan Kudus. Ki Tabik Merto bertempat tinggal di Kutuk, saat musim kemarau kekurangan air. Saat itulah beliau membuat Sungai Juana dengan cara membajak dengan luku dan kerbau. Adapun arti Kutuk adalah mbangun turut, alim tutut, dan gampang ditoto.
- Nama Desa:
Desa Kutuk - Alamat:
Pemerintah Desa Kutuk Jl. Balai Desa Kutuk Desa Kutuk, Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Jawa Tengah 59372 Indonesia - Telepon:
082226841042 - Email:
202353062@std.umk.ac.id
Visi & Misi
Visi
“Saatnya Desa Kutuk yang Sejahtera, Religius dan Berbudaya Agar terwujud Desa yang Gemah Ripah Loh Jinawe”
Misi
a. Meningkatkan pelayanan Simpel dan Efektif kepada masyarakat b. Menciptakan pemerintahan desa yang cepat tanggap terhadap keadaan dan aspirasi masyarakat dengan terjun lanngsung melihat kondisi keadaan masyarakat c. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat agar berhasil guna dalam mendukung kesejahteraan warga d. Meningkatkan sarana dan prasarana dan prasarana umum guna mendukung kelancaran perekonomian desa e. Pemerataan pembangunan fisik dan non fisik sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial diseluruh lapisan masyarakat desa kutuk f. Meningkatkan sarana dan prasarana tempat ibadah dalam rangka peningkatan iman dan taqwa masyarakat g. Meningkatkan kapasitas pengetahuan, pengalaman bagi perangkat desa melalui pendidikan dan pelatihan h. Koordinasi dan kerjasama dengan semua unsur kelembagaan desa, lembaga keagamaan, dan lembaga sosial politik agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang meliputi bidang ideologi, ekonomi, sosial, politik, budaya, pendidikan, olahraga, kesehatan, dan keamanan masyarakat.
Struktur Organisasi
SUPARDIYONO, S.Pd
KODRAT NUR FUAD, S.Pd.I
SUDARNO
SUTRISNO
ROMDON
DEWI PALUPI, S.Psi
MASRIAN
SUGIYAN
EDI MASIRAN
SURURI
M. SYARIF H, S.Pd
NOR KHOZIN
ISMUNANDAR